Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 30, 2020

REZIM BERTAHAN KARENA SIKAP POSITIF PERSYARIKATAN

“Kita dapat mengukur kemiripan kita dengan Nabi dengan melihat kepekaan kita terhadap penderitaan sesama” (KH Ahmad Dahlan) Muhammadiyah tidak mendapat jatah menteri. Itulah berita Koran Tempo (24/12) yang menyengat. Ormas Agama raksasa ini nyaris tidak mendapatkan posisi berarti. Padahal dukungan pada pemerintahan sudah luar biasa: rumah sakitnya kini menjadi penampung pasien Covid-19, lembaga pendidikanya berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa dan sumbangan kemanusiaan yang diorganisir oleh badan amalnya bisa menekan angka kemiskinan. Ibaratnya Muhammadiyah sudah melakukan semua kerja pemerintahan tapi tidak ada imbalan yang berarti. Tentu ini kesimpulan yang sederhana, simpel dan pasti bermasalah karena memang Muhammadiyah bukan partai politik. Ormas agama ini punya tujuan lebih mulia ketimbang kursi politik. Peran sosialnya tidak tergantung pada rezim mana yang berkuasa dan tidak pula dari kursi politik yang mampu didudukinya. Bisa saja orang mengatakan ada banyak kader M...