Tidak semua serangan datang dari musuh yang jelas. Kadang, yang paling keras menjatuhkanmu justru orang yang dulu kamu percaya. Mereka bisa tersenyum di depanmu, tapi diam-diam berharap kamu gagal. Ironisnya, manusia secara naluriah lebih mudah iri pada yang dekat daripada yang jauh. Karena kedekatan membuat perbandingan terasa lebih nyata. Fakta menariknya, sebuah studi dari University of California menyebutkan bahwa kecenderungan untuk menjatuhkan orang lain sering muncul bukan karena kebencian, tapi karena rasa rendah diri tersembunyi. Orang yang merasa kalah di dalam dirinya akan berusaha menurunkan orang lain agar kembali merasa setara. Maka masalahnya bukan seberapa jahat mereka, tapi seberapa siap kamu menghadapi mereka tanpa kehilangan arah dan martabatmu sendiri. 1. Jangan Balas dengan Emosi, Balas dengan Kesadaran Saat seseorang berusaha menjatuhkanmu, naluri pertamamu mungkin ingin membalas. Tapi begitu kamu terpancing, kamu sudah bermain di panggung yang mereka siapkan. Ora...
Ketika kita berfikir hanya tentang keburukannya saja