Langsung ke konten utama

MARI BELAJAR DARI SUATU KEADAAN


Rasa syukur adalah suatu karunia yang tak terkira indahnya dari Allah. 

- Hafidatul Millah


Syukur muatannya dalam tataran psikologis, tataran sudut pandang. Bahwa mungkin secara fisik kita tidak beruntung, tidak berkecukupan, tidak bahagia. Namun rasa syukur mengatakan kepada kita bahwa itu semua hanyalah persepsi kita sendiri. Rasa syukur menghapus semua perasaan negatif tersebut dengan penyerahan sedalam-dalamnya kepada kuasa Allah. Dengan keyakinan bahwa tidak pernah ada perangkat gagal yang diberikan Allah ketika Dia meletakkan manusia dalam suatu kondisi. Implikasinya, Allah berikan karunia lain yaitu rasa damai.

Oleh sebab itu, janganlah kita meminta Allah untuk mengubah keadaan kita yang sekarang dengan alasan agar mudah dalam beramal. Betapa tidak tahu dirinya kita! Betapa bodohnya kita meragukan Sang Maha Bijaksana! Kehidupan yang amat sangat kompleks dan sangat luas ini kita hanya sebutir debu di dalamnya. Nalar kita tidak bisa mencerap satu per satu kelindan peristiwa dan tak bisa menebak akan dibawa kemana kita di akhir cerita. Sementara probabilitas pilihan terentang diikuti dengan godaan-godaan dari dalam diri. Betapa Allah dengan bermacam manifestasi-Nya mengatakan: serahkanlah semua pada-Ku!

Mungkin saja dengan keadaan yang sekarang, Allah memberikan potensi lain yang kita sendiri tak sadari. Potensi yang lebih sesuai untuk kita. Potensi yang sanggup kita tanggungkan. Jangan mendikte Allah sesuai mau kita, bukan seperti itu tata krama hamba yang tunduk dalam kecintaan seluruh. Bahkan doa, selama ini kita memperlakukannya sebagai alat untuk “menuju sukses sesuai keinginan diri sendiri”. Padahal doa adalah arena mistik di mana justru Allah yang datang mengundang kita masuk untuk mencari dan menemukan celah kebijakan-Nya dan kasih-Nya.

Ketika ingin sukses, muatan Tauhid sesungguhnya memberikan jalan yang sebenar-benarnya. Caranya, pertama dengan uzlah (lepas/hilangkan) hubungan antara sesama makhluk. Lepas dalam artian tidak bergantung dan tidak berharap, namun ketika dikaruniakan Allah juga tidak menolak.

Kedua dengan masuki hamparan realitas makhluk tersebut dengan sudah membebaskan diri dari ketergantungan terhadap makhluk. Dengan keyakinan bahwa Allah “sudah’ Maha Pengasih. “Sudah” berarti Allah telah memberikan macam ragam bentuk kecintaan-Nya kepada kita dan tersebar di seluruh makhluk macam apapun wujudnya. Sehingga kita yakin untuk berusaha mencari rahmat Allah dalam segala bentuk realitas. Kita tidak lagi akan mendebat, menghujat, mempertanyakan kondisi kita karena begitulah Allah menghendaki hidup kita menjadi satu macam bentuk manifestasi-Nya. Kita sebagai manusia, tidak akan mampu mencapai kebijakan Allah kecuali Dia sendiri membukakannya kepada kita. Perlahan. Maka yakinlah!

Kutipan terakhir dari Ngaji Al-Hikam malam tadi (27/10): “Bukanlah keadaan yang mempengaruhi dirimu. Tapi kedalaman batinmu!”

Wallahul muwaffiq, wallahu a’lam bish-shawab.

*Catatan Ngaji Al-Hikam bersama Buya Arrazy di aplikasi YouTube tadi malam, 27 Oktober 2024. 


________________________

Ditulis oleh: Rifa'i, pemuda desa poteran umur 30 tahun, dan akan mati dimakan ulat-ulat tanah dibawah umur 100 tahun.  



                Sumber foto: Jebretan kamera Samsung, 2016 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIMBINGAN TEKNIS INDEKS DESA 2025 di DESA POTERAN KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP

Pemdes Poteran. Dalam upaya meningkatkan kualitas data pembangunan desa, Pemerintah Desa Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengisian yang sebelumnya bernama IDM Indeks Desa Membangun kini dipersingkat menjadi Indeks Desa hasil daripada pemukhtahiran dan penyempurnaan dari Form Web Aplikasi yang sebelumnya bernama IDM. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan akurasi dan validitas data IDM sebagai dasar perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/6/2025) ini melibatkan berbagai elemen penting, seperti aparat desa, pendamping desa, serta perwakilan dari Kecamatan Talango. Acara dibuka secara resmi oleh kepala desa dan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai konsep dan tujuan dari Indeks Desa Membangun. Rangkaian kegiatan mencakup tiga fokus utama, yakni sosialisasi IDM, pelatihan pengisian formulir IDM, dan pengawasan lapangan. Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman ...

PELACUR: DI TEMPAT INI DAPAT MERDEKA?

Setiap kali aktivis dengan berani meneriakkan kesetaraan perempuan, masih ada beberapa sektor yang sering kali saya perhatikan justru “terpaksa” bungkam—salah satunya adalah para perempuan korban prostitusi. Saya sebut sebagai korban prostitusi karena, terlepas dari cara feminis liberal atau feminis postmodern mengglorifikasi hal ini, prostitusi atau perdagangan perempuan adalah tempat di mana relasi kuasa justru bekerja paling kejam dan sistematis. Saya sedang di Bali, di tempat ini, segala hal yang ditolak mati-matian oleh aktivis perempuan—pelecehan dan kekerasan seksual, hubungan tidak sehat yang menyakiti perempuan, dirampasnya kehormatan perempuan secara paksa bahkan sampai femicide (pembunuhan perempuan)—seakan-akan dilumrahkan terjadi. Karena semua itulah, mereka sering kali bungkam dan tidak tergabung dalam barisan utama perjuangan hak asasi perempuan. Pada 8 November 2020, saya berkesempatan mengunjungi salah satu rumah penginapan di jalan anyelir, Tabanan, Bali yang ka...

Musdesus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Poteran, Langkah awal Kemandirian Desa

Talango, Poteran - Balai Desa Poteran menjadi pusat perhatian pagi ini, Selasa (20/5/2025), dengan digelarnya Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang fokus pada agenda pembentukan Koperasi Merah Putih. Acara yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dari Desa Poteran, termasuk Kepala Desa beserta seluruh Perangkat Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan dari tingkat kecamatan. Kehadiran tim dari Kecamatan Talango Bapak Nur Habibi selaku camat beserta perangkat lainnya turut hadir dan aktif mengikuti jalannya musyawarah. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan informasi krusial mengenai Koperasi Merah Putih. Beliau menegaskan bahwa inisiatif pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari program pemerintah yang saat ini tengah diimplementasikan secara nasional. Selain partisipasi aktif dari unsur pemerintahan desa dan kecamatan, Musdesus ini juga melibatkan berbagai komponen masyarakat Poteran. Tampak hadir para pendampin...